Geopark Cileutuh Sukabumi Tempat Wisata yang berbeda dan penuh tantangan

Apa sih geopark itu? Geopark sebuah kawasan geografis dimana situs-situs warisan geologis menjadi kawasan dari konsep perlindungan, pendidikan dan pembangunan berkelanjutan secara holistik.

Di situ terdapat sinergi antara keragaman geologi, biologi dan budaya yang harus ditonjolkan sebagai bagian yang terpisahkan dari geopark, khususnya jika nilai bentang alam dan geologinya dapat ditunjukkan kepada pengunjung.

Jangan pernah berpikiran Geopark Ciletuh itu hanya berupa air terjun alias curug dan juga view point di atas bukit. Geopark Ciletuh Sukabumi merupakan obyek wisata yang komplit. Mulai dari pantai, beberapa air terjun (curug), pemandangan bukit – tebing – sawah yang indah, hingga trekking menuju menuju view point di puncak Darma.

Letaknya tidak terlalu jauh dari Jakarta untuk menuju Geopark Ciletuh. Lokasinya berada diantara Ujung genteng dan Pelabuhan Ratu. Yang pertama terlihat di Geopark Ciletuh adalah bentangan alam nan ciamik dari Tebing Panenjoan. Tebing Panenjoan –bahasa Sunda, pemantauan– bisa dikatakan sebagai pintu gerbang untuk mengikuti frame demi frame pemandangan geopark.

Lokasinya yang berada di ketinggian 342 meter di atas permukaan laut (MdPL), memudahkan pandangan mata melihat bentangan alam yang berbentuk tapal kuda. Dari atas bukit itu, terpampang hamparan sawah dan rumah penduduk yang diapit punggung bukit dan pandangan mata berakhir pada pantai yang memanjang dengan air kebiruan dari laut Samudera Hindia.


Itu baru gambaran awal begitu kita tiba di Geopark Ciletuh. Masih banyak objek-objek wisata yang yang ada di geopark ciletuh yang sangat bervariasi. Objek-objek wisata yang ada di kawasan ciletuh yaitu cukup beragam, yang pertama adalah Puncak Darma.


Puncak Darma adalah adalah salah satu bukit tinggi dikawasan Teluk Ciletuh, dimana kita bisa melihat lautan dari ketinggian 357 m dpl. Pemandangan Panorama Puncak Darma sangatlah eksotis terutama bagi mereka yang hobinya memotret karena disini kita bisa melihat bentangan morfologi ciletuh panorama laut teluk ciletuh dengan gradiasi warna perpaduan air laut dan air sungai, serta Samudera Hindia yang begitu luas.


Yang kedua ada Curug dan Pantai Cimarinjung. Merupakan Air terjun dengan dinding lapisan batu, hamparan vegetasi penutup tanah seperti karpet dengan ketinggian 70 m dpl. keindahannya mempunyai ciri khas tersendiri yang berdekatan dengan pantai, untuk mendekati air terjun ini akses jalannya curam dengan jalan kaki sekitar 15 menit dari pemberhentian kendaraan dan harus hati-hati lokasi di dalamnya sempit dan licin

Pantai Cimarinjung atau Palangpang meruapakan pantai teluk ciletuh dengan ketinggian 4 m dpl. dari permukaan laut, kelebihan pantai ini berdekatan dengan air terjun.

Selanjutnya ada Curug Sodong. Curug Sodong lebih akrab bagi warga setempat dikenal dengan nama Curug Kembar dimana ada dua curug yang berdekatan hingga menyerupai pasangan. Dan tepat di atasnya terdapat Curug Cikanteh. Tebing curug ini memang luar biasa memberikan keeksotikan alam yang berbeda.
Terkadang jika yang tengah beruntung akan bisa menyaksikan pelangi tepat di atas curug tersebut hingga menyerupai lanskap alam yang luar biasa.

Pada November 2015, Geopark Ciletuh resmi dikukuhkan sebagai Geopark Nasional oleh Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO dan Kementerian ESDM. Kini, Geopark Ciletuh ditargetkan dapat diresmikan sebagai Geopark Internasional atau Global Geopark pada tahun 2017.

 

  •  
  •  
  •  
  •  
This entry was posted in .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *